Halaman FB

.

Popular Posts

Poll

Me

Me

Berita Formula 1

.

Bagai mana pendapat anda tentang blog ini?

Diberdayakan oleh Blogger.

Teranslate

Basketball News

Politik

Selasa, 07 Januari 2014

Akbar Tanjung Siap Jadi Juru Kampanye Ical

Akbar Tanjung Siap Jadi Juru Kampanye Ical
Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tanjung. TEMPO/Imam Sukamto
TEMPO.CO, Semarang - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tanjung menyuarakan agar calon presiden yang bakal diusung partainya dipilih dengan melibatkan pengurus daerah. Namun usul itu ternyata kandas di forum Rapat Pimpinan Nasional Partai Golkar. Meski permintaannya tidak diterima, Akbar Tanjung tidak kecewa.

“Tidak apa-apa. Saya tetap terikat dengan keputusan partai. Saya tentu ikut turun kampanye untuk memenangkan Golkar dan Ical,” kata Akbar, usai menjadi pembicara dialog kebangsaan di Universitas Diponegoro, Semarang, Senin, 25 November 2013.

Politikus senior Partai Golkar itu berjanji tidak akan maju sebagai calon presiden. Akbar menilai hingga kini tidak ada masalah yang mengganggu soliditas partainya. Bekas Ketua DPR itu menilai keputusan mengangkat Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie menjadi calon presiden memang tidak ada yang salah. Sebab, dalam aturan organisasi partai, rapimnas untuk memutuskan calon presiden hanya diikuti pengurus DPD I (tingkat kabupaten/kota).

Akbar mengaku punya pendapat bahwa capres sebaiknya melibatkan seluruh stakholders, termasuk DPD tingkat II. Namun usul itu tidak diterima. “Ical tetap sah sebagai calon presiden,” kata dia.

Akbar mengakui bahwa dirinya sempat perang dingin dengan Ical. “Saya perang dingin itu enggak apa-apa. Perbedaan ada, tapi tidak kurangi kebersamaan di partai,” kata dia.

Akbar juga menilai, secara politis bisa berbeda, tapi yang penting tidak mengganggu sendi-sendi kebersamaan di partai. Akbar menyatakan kerja Golkar dalam Pemilu 2014 memang berat. “Butuh kerja keras untuk realisasikan,” kata dia.

Selama ini Akbar sering menyuarakan perlunya sistem konvensi dalam menentukan calon presiden di Partai Golkar. Pada 2004, Akbar sukses menggunakan sistem itu dalam menjaring calon presiden.

Akbar pun jumawa, bahwa hasil sistem konvensi pada 2004 itu masih terasa hingga kini. Buktinya, hampir seluruh peserta konvensi Partai Golkar 2004 diprediksi bakal menjadi calon presiden pada 2014. Mulai dari Abu Rizal Bakrie, Wiranto, Surya Paloh, hingga Prabowo Subianto.

Bedanya, dari tokoh-tokoh tersebut, hanya Abu Rizal yang masih setia di Partai Golkar. Sementara yang lain sudah mendirikan partai sendiri-sendiri. Kala itu, Akbar juga menjadi salah satu peserta konvensi, tapi kalah dengan Wiranto. “Dalam konvensi 2004, saya sangat puas dan happy,” kata Akbar.

Pengamat politik dari Pol-Track Institute, Hanta Yudha, mengatakan Akbar Tanjung layak diberi label sebagai Bapak Konvensi di Indonesia. Sebab, saat Akbar memimpin Golkar, terbukti sukses menaikkan pamor partai warisan Orde Baru itu.
Read Post | komentar

Politik

KPI Dituding Tak Tegas Tertibkan Iklan Politik

KPI Dituding Tak Tegas Tertibkan Iklan Politik
TV One
TEMPO.CO, Jakarta - Koalisi Independen untuk Demokratisasi Penyiaran--gabungan beberapa lembaga swadaya masyarakat pemerhati penyiaran--menuding Komisi Penyiaran Indonesia belum bersikap tegas kepada televisi yang menayangkan iklan berbau kampanye sebelum waktunya. "Surat teguran saja tidak efektif," kata salah satu aktivis Koalisi, Roy Thaniago, di kantor KPI, Jumat, 29 November 2013. 

Menurut dia, ada beberapa peserta pemilu, khususnya yang mencalonkan diri sebagai presiden, memanfaatkan media yang mereka miliki untuk berkampanye. Ketua Umum Golkar yang juga calon presiden, Aburizal Bakrie, memanfaatkan TVOne dan ANTV. Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memanfaatkan Metro TV. Adapun calon presiden dari Hanura, Wiranto, dan calon wakilnya, Hary Tanoesoedibjo, memanfaatkan MNC TV dan grupnya.
Penggunaan media untuk kepentingan pribadi, menurut Roy, jelas melanggar Peraturan KPI Nomor 01 Tahun 2013 tentang Peraturan Penyelenggaraan Penyiaran. "Hal ini jelas tidak bisa ditanggapi dengan sekadar surat teguran," ujar Roy. "Harus ada sanksi yang lebih tegas dan jelas," ujarnya dalam pertemuan dengan anggota KPI hari ini.

Selain itu, KIDP menyatakan masih banyak pasal yang kurang jelas pada draf peraturan KPI tentang pengaturan pemanfaatan lembaga penyiaran untuk kepentingan politik. "Misalnya, tidak ada sanksi yang tegas dalam draf aturan tersebut," ujar Roslina, anggota KIDP Bidang Advokasi dan Kampanye. 

Pasal 5 rancangan peraturan itu misalnya, kata dia, berjudul Larangan Pemanfaatan Penyiaran. Tapi, garis besar pasal ini justru berisi pembatasan saja. "Tiga dari empat ayat bagian tersebut tidak menyatakan larangan secara tegas," ujar dia. 

Selain pasal tersebut, menurut Roslina, ada enam pasal lagi yang masih kurang jelas. Tapi, hal yang paling krusial adalah tidak adanya pasal sanksi yang tegas dan jelas kepada lembaga penyiaran yang melanggar aturan. "Risiko penyalahgunaan sangat besar," ucap dia.
Read Post | komentar

politik

KPI Pastikan Tegur TV yang Siarkan Iklan Politik

KPI Pastikan Tegur TV yang Siarkan Iklan Politik
Komisi Penyiaran Indonesia selenggarakan Indonesia Broadcasting Expo 2013. (Inforial)
TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi Penyiaran Indonesia, Agatha Lily, mengakui saat ini ada puluhan macam program dan iklan berbau kampanye politik di televisi. Padahal, sesuai UU Pemilu, iklan kampanye hanya diperbolehkan tayang tiga pekan sebelum pemungutan suara, Maret 2014. "Jumlahnya hampir 100 program," kata Lily, Jumat, 29 November 2013.

Menurut dia, lembaga penyiaran yang menyiarkan program kampanye sebagian besar berafiliasi ke partai politik tertentu. "Jumlahnya hampir 10 lembaga," katanya. Namun, dia enggan menyebutkan nama lembaga penyiaran yang dimaksud tersebut. Agatha Lily berpendapat, jika disebutkan dan disiarkan, lembaga penyiaran yang dimaksud akan mencari celah untuk menghindari sanksi yang akan diberikan. "Tapi kami sudah berikan surat teguran resmi kepada mereka," ujar dia.

Bila surat teguran itu tidak diindahkan, KPI akan memberi sanksi tegas berupa pemberhentian program secara sementara. "Yang penting KPI akan godok peraturannya lebih dulu," katanya.

Selama ini KPI dianggap tidak bertindak tegas kepada lembaga penyiaran yang menayangkan iklan atau program berbau kampanye. Koalisi Independen untuk Demokratisasi Penyiaran melihat ada beberapa peserta pemilu, khususnya yang mencalonkan diri sebagai presiden, memanfaatkan media yang mereka miliki untuk berkampanye.
Read Post | komentar

Usulkan iklan Wiranto-HT

Bawaslu Usut Iklan Wiranto-Hary Tanoe

Bawaslu Usut Iklan Wiranto-Hary Tanoe
Ketua Umum Partai Hanura Wiranto bersama Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo (kiri). TEMPO/Imam Sukamto
TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum, Daniel Zuchron, mengatakan lembaganya sedang memproses dugaan pelanggaran yang marak dilakukan partai politik maupun kandidat calon presiden, seperti pemasangan iklan di televisi.

"Termasuk iklan Kuis Kebangsaan Win-HT di RCTI," kata Daniel saat dihubungi, Rabu, 11 Desember 2013.

Win-HT yang dimaksud Daniel adalah akronim dari Wiranto dan Hary Tanoesoedibjo. Keduanya sudah mendeklarasikan diri akan menjadi calon presiden dan wakil presiden dari Partai Hati Nurani Rakyat pada pemilu tahun depan. Meskipun sesuai ketentuan pencalonan presiden dan wakil presiden hanya bisa dilakukan oleh partai politik atau gabungan partai politik yang memenuhi batasan suara atau kursi dalam pemilihan legislatif mendatang.
Read Post | komentar

politik vena Melinda

Vena Melinda Dituding Kampanye Terselubung

Vena Melinda Dituding Kampanye Terselubung
Venna Melinda. TEMPO/ Imam Sukamto
TEMPO.CO, Tulungagung - Anggota Komisi X DPR RI, Vena Melinda, ditegur Panitia Pengawas Pemilu saat diduga melakukan kampanye terselubung di Tulungagung. Vena diketahui melakukan penggalangan massa dan membagikan bantuan bergambar dirinya.


Ketua Panwaslu Tulungagung M. Fadiq mengatakan Vena diduga kuat melakukan kegiatan kampanye dalam acara pemberian Bantuan Siswa Miskin (BSM) di Desa Bendungan, Kecamatan Gondang, Tulungagung, Minggu, 22 Desember 2013. Politikus Partai Demokrat ini kepergok membagikan bantuan bergambar dirinya. Vena tercatat sebagai calon legislator DPR RI dari daerah pemilihan VI yang meliputi Tulungagung, Blitar, dan Kediri. "Kami datangi acaranya karena sarat nuansa kampanye," kata Fadiq, Senin, 23 Desember 2013.

Ketika dikunjungi anggota Panwaslu bersama petugas kepolisian setempat, Vena tengah memberikan bantuan untuk siswa miskin di gedung serbaguna Desa Bendungan. Selain dihadiri sejumlah siswa, acara tersebut juga diikuti orang tua dan masyarakat umum. Tak tanggung-tanggung, jumlah siswa yang mendapat bantuan dari artis yang jago senam ini mencapai 1.000 anak.

Meski bertajuk kegiatan sosial, nuansa kampanye dalam acara tersebut cukup kental. Fadiq setidaknya menemukan sejumlah atribut berupa spanduk selamat datang bergambar dirinya dan Partai Demokrat, serta foto Vena Melinda dan gambar logo rumah aspirasi Vena pada sertifikat yang diterima setiap siswa.
Read Post | komentar

SBY dan Prabowo

Presiden SBY Bertemu Prabowo dan Yusril

Presiden SBY Bertemu Prabowo dan Yusril
Prabowo Subianto (kanan) saat akan bersalaman dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dalam acara Halal Bihalal di Istana Negara, Jakarta, Rabu (31/08).(TEMPO/Seto Wardhana)

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan bertemu dua tokoh nasional di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 24 Desember 2013. Keduanya adalah Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra.

Berdasarkan agenda resmi SBY yang dirilis Biro Pers Kepresidenan, pertemuan SBY dan Prabowo diagendakan pukul 10.00 WIB. Adapun pertemuan dengan Yusril rencananya pukul 13.00. Pertemuan dengan Yusril berlangsung setelah Presiden melantik 22 duta besar luar biasa dan berkuasa penuh Indonesia untuk beberapa negara sahabat pada pukul 11.00. Kedua agenda pertemuan ini baru diinfokan beberapa menit sebelum SBY bertemu Prabowo.

Hingga kini, materi pembahasan kedua pertemuan ini belum diketahui. Juru bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, saat dihubungi untuk dimintai konfirmasi belum merespons pertanyaan Tempo ihwal isi materi pertemuan tersebut.
Read Post | komentar

partai persatuan pembangunan

PPP Minta Kadernya Banyak Wirid

PPP Minta Kadernya Banyak Wirid
Wakil Ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Manoarfa (kiri) dan Sekjen PPP M Romahurmuzy (kanan) menunjukkan nomor sembilan saat pengundian nomor urut partai politik peserta Pemilu 2014 di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Senin (14/1). ANTARA/Prasetyo Utomo

TEMPO.CO, Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meminta seluruh kadernya mempersiapkan diri dengan baik, menghadapi Pemilu 2014 mendatang. Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi calon legislator (caleg) PPP sebelum bertarung di bilik suara.

"Politik itu singkatan dari syarat-syarat yang harus dipenuhi calon legislator kami," ujar Sekretaris Jenderal PPP Muhammad Romahurmuziy, dalam sambutannya di hadapan tiga ratusan caleg pada acara konsolidasi dan pembekalan caleg di Hotel Century, Jakarta, Rabu 3 Juli 2013.

Politik, kata dia, adalah singkatan dari popularitas, loyalitas, integritas, dan kapabilitas. "Keempatnya adalah syarat yang harus dipenuhi para caleg," ujar Romahurmuziy. Empat poin itu juga, dia menjelaskan, yang dijadikan pertimbangan pengurus dalam menempatkan caleg pada nomor urut tertentu di setiap daerah pemilihan.

Dari syarat-syarat "Politik" ini, menurutnya, yang paling diutamakan adalah integritas, loyalitas, dan kapabilitas. Integritas, ujar Romahurmuziy, terkait dengan komitmen para caleg untuk bersih dari korupsi. "Ini terkait laporan Indonesia Corruption Watch kemarin yang menyebutkan dua legislator PPP tidak propemberantasan korupsi," ujarnya.

Kemudian soal syarat loyalitas, dia menjelaskan, terkait banyaknya caleg kutu loncat. "Kami tidak mau caleg kami tidak loyal pada partai, maka ini juga jadi salah satu bobot penilaian," katanya.

Sementara itu syarat kapabilitas, ia menuturkan, adalah bahan pertimbangan partai dalam menilai apakah caleg nantinya mampu menjadi legislator andal atau tidak.

Jadi, Romahurmuziy berpesan kepada para caleg, menjelang penetapan daftar caleg tetap nanti banyak-banyak berdoa agar terpilih masuk daftar. "Apalagi menjelang bulan Ramadan, banyak-banyak wirid sajalah," ia berseloroh.
Read Post | komentar

politik ppp

PPP Targetkan 12 Persen Suara Pemilu 2014

PPP Targetkan 12 Persen Suara Pemilu 2014
TEMPO.CO, Jakarta--Partai Persatuan Pembangunan menargetkan 12 persen perolehan suara nasional pada pemilihan umum 2014 mendatang. "Kami punya optimisme perolehan suara minimum 12 persen," kata Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali, di kompleks Monumen Kesaktian Pancasila, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Selasa, 1 Oktober 2013.

Menurut Suryadharma, optimisme partainya itu terbangun dari target calon legislator mereka di 77 daerah pemilihan untuk memperoleh kursi di Dewan Perwakilan Rakyat. "Tapi kalau strategi partai berjalan baik di lapangan, maka perolehan suara kami akan lebih besar dari 12 persen," ujarnya.

Menteri Agama ini mengatakan partainya tak ingin memperoleh jumlah suara seperti pemilihan sebelumnya. Karena itu, partai berlambang Kabah itu lebih fokus untuk menaikkan perolehan suara ketimbang pencalonan presiden pada 2014 nanti. "Kami tidak memiliki tujuan khusus untuk pencapresan," ucap Suryadharma.

Meski begitu, ia mengatakan sejumlah pengurus partainya dan para ulama di daerah telah mendesak dirinya untuk menjadi calon presiden 2014. Namun, hingga kini Suryadharma belum memberikan jawaban atas desakan itu lantaran masih ingin berkonsentrasi menjalankan tugasnya sebagai menteri. "Saya masih berkonsentrasi mengurus pelaksanaan ibadah haji," kata Suryadharma. "Ini tugas besar yang harus saya sukseskan."
Read Post | komentar

ppp

Capres PPP Akan Diumumkan Januari

Capres PPP Akan Diumumkan Januari
Suryadharma Ali. TEMPO/Prima Mulia


Dia menambahkan, forum Rapimnas PPP akan membahas semua aspirasi 33 pengurus Dewan Pimpinan Wilayah PPP tentang pemilu presiden. Selain membahas calon presiden dan wakil presiden, kata dia, forum itu juga akan membahas rencana koalisi dengan partai lain.

Upaya mendongkrak perolehan suara partai berlambang Kakbah dalam pemilu legislatif turut menjadi agenda pembahasan utama pada rapimnas tersebut. "Meningkatnya suara di pemilu legislatif itu merupakan langkah mengusung capres atau cawapres. Kalau nanti perolehan suaranya kecil, PPP cuma akan jadi follower," katanya.

Suryadharma tak menampik ada dorongan sebagian besar pengurus dan kader PPP agar dirinya maju menjadi calon presiden. Bahkan, saat ini, dia mengklaim telah mendapat dukungan dari 20 DPW PPP di seluruh Indonesia. "Tunggu hasil rapimnas saja. Bisa capres dan atau cawapres dari internal maupun eksternal, saya patuh apa pun keputusan
Read Post | komentar

partai ppp

PPP Tak Berminat Usung Rhoma Irama 
 
 
Penyanyi Dangdut Rhoma Irama. TEMPO/Dasril Roszandi


TEMPO.CO, Jakarta - Pengurus Partai Persatuan Pembangunan mengatakan tidak berminat mencalonkan pedangdut Rhoma Irama sebagai calon presiden. Partai berlambang Ka'bah itu percaya diri menggodok kader sendiri sebagai bakal calon pemimpin negara itu.

"Kami punya kader sendiri, kader sejati, jadi kami tidak akan mencari orang lain," kata Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Hazrul Azwar melalui telepon selulernya, Senin, 16 Desember 2013.

Oleh karena itu, Hazrul menyatakan partainya tidak akan mengikuti partai islam lain seperti PKB yang hendak mengusung Rhoma. Wakil Ketua Komisi Kesehatan DPR itu menyatakan PPP belum berfikir untuk koalisi dengan PKB.

Ketua Umum PKB Muhaimin mengatakan Rhoma resmi sebagai calon presiden dari partainya. Menurut dia, Rhoma layak jadi presiden karena mempunyai itikad yang baik dalam membangun bangsa dan negara. Sebelumnya, partai islam termasuk PPP berencana membentuk koalisi untuk mengusung salah satu tokoh sebagai calon presiden.

Langkah ini bertujuan memenuhi persyaratan "presidential threshold" (batas minimum perolehan suara partai pada pemilu legislatif untuk dapat mengusung kandidat capres) dan mengembalikan partai islam sebagai pemenang Pemilu.

Menurut Hazrul, kader PPP yang dipersiapkan untuk calon presiden adalah Suryadharma Ali yang tak lain ketua umumnya sendiri. Menurut dia, Suryadharma memiliki pengalaman untuk memimpin negara lantaran sudah melalui sejumlah jabatan strategis di pemerintahan.

"Beliau itu paripurna, pernah menjadi anggota DPR, dua kali jadi menteri, dan dua kali jadi ketua umum PPP," ucapnya.
Read Post | komentar

Nasdem

Nasdem Lakukan Komunikasi Politik dengan Semua Parpol

Kamis, 28 November 2013 14:58 WIB
Nasdem Lakukan Komunikasi Politik dengan Semua Parpol
/Warta Kota/adhy kelana
Ketua Umum partai NasDem Surya Paloh 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebagai partai baru peserta pemilu, Nasdem akan melakukan komunikasi dengan partai lainnya yang menjadi kontestan di 2014. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh.
"Nasdem selalu mengupayakan komunikasi politik dengan semua partai," kata Paloh di Aula Fakultas Kedokteran UI Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (28/11/2013).
Paloh menuturkan, Nasdem sadar sebagai partai baru dan menurutnya tidak ada yang salah jika partainya mengambil inisiatif untuk melakukan komunikasi politik dengan bertemu para partai lain.
Paloh menuturkan kerap bertemu dengan petinggi parpol peserta pemilu seperti Aburizal Bakrie, Megawati Soekarnoputri dan lainnya. Namun Paloh belum mau disebut sudah memiliki kontrak politik untuk melakukan partai politik tertentu.
"Belum tentukan (koalisi). Kita sekarang prioritas hadapi Pileg," tuturnya.
Paloh menuturkan, setelah melihat hasil Pileg 2014 sebagai dasar acuan partainya untuk menentukan partai mana yang pas untuk melakukan koalisi. "Kita lihat hasil Pileg, koalisi akan lebih mudah terbangun," ucapnya.
Terkait   #Surya Paloh   #Partai NasDem
Read Post | komentar

politik Megawati soekarno putri


Pidato Politik Ketua Umum DPP PDI Perjuangan: Berjuang Untuk Kesejahteraan Rakyat

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam damai sejahtera untuk kita semua,
Om Swasti Astu,
Perkenankanlah saya menyampaikan salam nasional Indonesia:
Merdeka!!! Merdeka!!! Merdeka!!!
Saudara-saudara,
Puji syukur kehadirat Allah Subhanahu Wa ta’ala atas segala rahmat dan hidayah-Nya sehingga pada hari ini, kita dapat berkumpul di Kota Bandung ini. Di Kota Bandung inilah perlawanan rakyat dilakukan. Kota dibumi-hanguskan oleh lebih dari 200.000 rakyat, bersama Tentara Rakyat Indonesia pada tanggal 24 Maret 1946, guna mencegah Sekutu dan NICA Belanda, membangun markas strategis militernya. Di kota bersejarah inilah Bung Karno memoles Nasionalisme Indonesia, hingga mencapai bentuk sempurnanya.
Di sinilah internasionalisme atau kemanusiaan mendapatkan momentum puncaknya melalui gerakan solidaritas bangsa-bangsa terjajah di bawah kepimpinan Indonesia. Hal ini diwujudkan melalui Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955 yang fenomenal itu.
Inilah kota yang sangat lekat dalam ingatan dan emosi anak negeri, lewat syair Halo-halo Bandung yang sangat kita kenal.
Saudara-saudara,
Rapat Kerja Nasional I PDI Perjuangan adalah rapat Dewan Pimpinan Partai yang diperluas. Rakernas berfungsi untuk melakukan evaluasi, sinkronisasi,  dan koordinasi Partai. Melalui Rakernas kita menyikapi berbagai persoalan masyarakat, bangsa dan Negara, dan mengevaluasi perkembangan internal Partai.
Rakernas di tempat ini bukan untik sekedar mengembara ke masa lalu, sambil bernostalgia tentang kebesaran. Bandung dipilih, agar kepeloporannya dalam mengurai berbagai kontradiksi persoalan bangsa, hingga diperoleh sintesa baru yang lebih sesuai dengan kondisi bangsa Indonesia, dapat mengilhami dan menjadi suluh bagi setiap peserta Rakernas.
Kepeloporan, ilham dan suluh penuntun ini sangat penting, dalam upaya kita menemukan jalan keluar bagi bangsa ini. Mengapa? Karena tahun-tahun ke depan, tantangan akan semakin berat. Terlebih dalam situasi kealpaan kepemimpinan, di tengah gelora perubahan zaman yang penuh kontradiksi dan tantangan. Kontradiksi dan tantangan yang secara sistematis dan masih menggerus kedaulatan politik, keberdikarian ekonomi dan identitas budaya kita sebagai bangsa. Tahun-tahun yang oleh Bung Karno pernah disebut sebagai tahun Vivere Pericoloso.
Read Post | komentar

politik partai golkar

Ketua Partai Golkar Sergai Hadiri Kegiatan Gotongroyong Program STM

Tanjung Beringin, Ketua Partai Golkar Serdang Bedagai, Ir HT Erry Nuradi MSi dan anggota DPRD Sumut, Hj Evi Diana Erry, anggota DPRD Sergai, Longway M Pakpahan SH, Wakil Ketua Partai Golkar Sergai, HM Fuadi Pasaribu, Sekretaris Zulkarnaen Herman, Camat Tanjung Beringin, Aminuddin SSos, Kades Pekan Tanjung Beringin, Syamsul Bahar SH, Kapolsek Tanjung Beringin AKP Yanto H serta ratusan warga melaksanakan gotongroyong membersihkan areal perkuburan Muslim Sena, sekaligus membersihkan saluran drainase, lingkungan rumah dan jalan yang digelar Serikat Tolong Menolong (STM) Partai Golkar Dusun V, Desa Pekan, Tanjung Beringin, Kabupaten Sergai baru-baru ini.
Dalam kegiatan gotongroyong yang dirangkai dengan penyerahan kartu anggota Partai Golkar berasuransi dan alat-alat STM tersebut, HT Erry Nuradi dalam bimbingannya menyampaikan, agar kegiatan gotongroyong ini dilestarikan ditengah masyarakat. Sebab, semangat dan membudayakan gotongroyong akhir-akhir ini mulai menurun.
“Dengan kita melaksanakan kegiatan gotongroyong, berarti telah berupaya untuk  meningkatkan kebersihan lingkungan yang sehat, asri dan aman guna mendukung visi dari Kabupaten tanah bertuah negeri beradat yang berwawasan lingkungan. Dalam melaksanakan berbagai kegiatan apapun, dibutuhkan kedisplinan dan kebersamaan, karena tanpa adanya kekompokan sulit mencapai tujuan yang telah direncanakan sebelumnya.
Kebersamaan dan persatuan yang telah dijalin warga Dusun V Desa Pekan Kecamatan Tanjung Beringin, diharapkan dapat lebih ditingkatkan dan pertahanankan, jangan mudah diprovokasi oleh oknum-oknum yang kurang bertanggungjawab yang ingin memecah belah kekompakan,” ucap Ketua Partai Golkar Sergai.
Menurut Ketua Partai Golkar Sergai, kegiatan membersihkan lingkungan rumah, saluran parit dan areal perkuburan dan tanah wakaf, sangat baik dilaksanakan, karena kebersihan merupakan sebahagian dari iman. Apalagi kegiatan itu dikerjakan bukan untuk kepentingan pribadi, golongan, tetapi untuk kepentingan masyarakat itu sendiri. Jika lingkungan sudah bersih, lanjutnya, maka kita yang berada disekitarnya akan sehat. Mari berlomba-lomba berbuat kebaikan untuk kepentingan masyarakat, ungkap HT Erry Nuradi.
Sementara itu, Ketua pelaksana kegiatan  Umar Sadikin dalam laporan sebelumnya menyampaikan, kegiatan ini diselengarakan STM Partai Golkar yang memiliki anggota sebanyak 550 orang tersebar di Desa Pekan Tanjung Beringin. Kami warga Dusun V Desa Pekan Kecamatan Tanjung Beringin mengucapkan banyak terimakasih dan kedatangan Ketua DPD Partai golkar Sergai bersama unsur pengurus dan anggota DPRDSU yang telah meluangkan waktunya untuk ikut bergotongroyong bersama masyarakat.
“STM Partai Golkar ini merupakan pertama kali terbentuk di Sergai dan mungkin Sumatera Utara. Pasalnya, STM yang baru dibentuk sekitar sebulan lalu ini sangat membantu warga dan belum ada dibentuk oleh Partai lain selain Partai berlambang pohon Beringin”.papar Umar.(RYAD/andalas/MBB)
Read Post | komentar

DPR bertemu SBY Bambang widjojanto dipecat

DPR: Jika Terbukti Bertemu SBY, Bambang Widjojanto Harus Dipidana

Bambang Widjojanto (Foto: Dok Okezone) Bambang Widjojanto (Foto: Dok Okezone) JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI, Fahri Hamzah, menyatakan bila Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto benar menyambangi kediaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, maka harus dipidanakan.

Menurut Fahri, perilaku itu melanggar Pasal 36 UU KPK Nomor 30 Tahun 2002. Dalam pasal tersebut menyebutkan, melarang bertemu atau mengadakan hubungan langsung atau tidak langsung dengan tersangka atau pihak lain yang ada hubungan dengan perkara tindak pidana korupsi yang ditangani KPK dengan alasan apa pun.

"Kalau ada suatu pertemuan dibikin tertutup tanpa sepengetahuan publik itu kena Pasal 36 UU KPK dengan ancaman penjara lima tahun. Jadi peristiwa pelanggaran etik di KPK diatur dalam UU KPK dan diangkat sebagai persoalan hukum, tapi kan masalahnya selama ini diselesaikan secara internal," katanya kepada Okezone, Selasa (7/1/2014) malam.

Seperti halnya yang dilakukan pimpinan KPK sebelumnya, Chandra Hamzah, Mochamad Jasin, Haryono Umar, Ade Raharja, Bambang Praptono Sanu, Ronny Samtana, dan Juru Bicara KPK, Johan Budi, yang melakukan pertemuan dengan terpidana kasus korupsi proyek Wisma Atlet Muhammad Nazaruddin.

"Itu kan akhirnya dimaafkan saja, padahal itu masuknya pidana, karena itu adalah keistimewaan dari UU KPK," tandasnya.

Terlebih, bila melihat UU Keterbukaan Informasi Publik, tentu itu juga bisa dijerat, karena KPK tidak bisa melakukan agenda tersembunyi. Sehingga, sambung Fahri, KPK saat ini dinilai sangat menyimpang.

"Diikutin saja undang-undangnya. Karena kan di situ sudah jelas," pungkasnya.

Sebelumnya, pengurus Juru Bicara Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), Ma'mun Murod Al Barbasy, menyatakan kalau Bambang bersama dengan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Denny Indrayana mendatangi kediaman SBY di Cikeas, Senin 6 Januari 2014 dini hari. Namun, hal itu dibantah oleh KPK dan Denny.
(tbn)
Read Post | komentar

partai demokrat

Gosip murahan Demokrat

Ruhut Sitompul Ruhut Sitompul JAKARTA - Partai Demokrat membantah tudingan Juru Bicara Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), Ma'mun Murod Al Barbasy, yang menyatakan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto dan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham), Denny Indrayana, menyambangi kediaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

"Itu enggak ada, itu kan yang ngomong ormas tapi background-nya politisi, jadi kerja mereka itu hanya mengalihkan," kata politikus Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, kepada Okezone, Selasa (7/1/2014) malam.

Ruhut meyakini kalau Bambang merupakan orang cerdas yang tidak mungkin melakukan tindakan melanggar etika seperti dikatakan Ma'mun.

"Aku percaya Bambang, lagian ngapain dia ke Cikeas. Bambang itu kan cerdas, itu cuma gosip murahan," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Ma'mun mengatakan kalau Bambang didampingi Denny menyambangi kediaman SBY di Cikeas pada Senin 6 Januari 2014 dini hari. Informasi itu didapat Ma'mun dari seseorang yang enggan disebutkan sosoknya. Namun, dia yakin kalau informasi itu akurat dan bisa dipercaya
Read Post | komentar
 
© Copyright Politik 2011 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates and Theme4all